Bedanya Pengantin Baru Dan Pengantin Lama
Pasangan pengantin yang masih baru, biasanya sang suami masih mesra saat melakukan percakapan dengan istrinya demi menjaga perasaan masing-masing agar tidak ada yang sakit hati.
Namun percakapan dari pasangan pengantin yang sudah lama mungkin akan memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan pengantin yang masih baru.
Wanita : “Apakah Mas rela jika aku pergi meninggalkanmu ?”
Pria : “No,Way !!! jangan pernah kau berpikir sebodoh itu.”
Wanita : “Apakah Mas akan tetap mencintaiku …dalam kondisi apapun ?”
Pria : “Tentu saja..!aku akan selalu begitu selamanya..You know.!!!!”
Wanita : “Apakah kau akan selingkuh Kangmas ?”
Pria : “Sorry…jangan harap aku mau melakukan hal seburuk itu.”
Wanita : “Maukah kau menciumku Kangmas ?”
Pria : “Oke lah yauw….”
Wanita : “Ahhh,,,,Kangmas.”
Seperti percakapan diatas apabila pasangan pengantin baru melakukan percakapan. Dan untuk percakapan pasangan pengantin yang sudah lama juga seperti diatas itu.
Percakapannya yang mana ?
Untuk percakapan pasangan pengantin yang lama, silahkan dibaca dari bawah ke atas
Senin, 17 Mei 2010
Bedanya Pengantin Baru Dan Pengantin Lama
Lagu Anak-anak Yang Menyesatkan
Lagu Anak-anak Yang Menyesatkan
Ternyata lagu anak-anak yang populer banyak mengandung kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi. Berikut buktinya:
1. “Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya… merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!” Perhatikan warna-warna kelima balon tsb., kenapa tiba2 muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5!
2. “Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang… kalo berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!” Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) . Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : “mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)… kalo berjalan prok..prok.. prok..” nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.. atau srek.. srek.. srek..” itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!
3. “Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..” Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!
4. “Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X” Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!
5. “Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Surabaya .. bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama” Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta- Bandung dan Jakarta-Surabaya!
6. “Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li..” Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit..! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!
7. “Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu..”
Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!
8. “nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk”
Anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg “mengancam”
9. “Bintang kecil dilangit yg biru…”
Bintang khan adanya malem, lah kalo malem bukannya langit item?
10. “Ibu kita Kartini…harum namanya.”
Namanya Kartini atau Harum?
11. “Pada hari minggu ku turut ayah ke kota. naik delman istimewa kududuk di muka.”
Nah,gak sopan khan..
12. “Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita…”
kalo mau nanam jagung, ngapain nyangkul dalam-dalam
Ternyata lagu anak-anak yang populer banyak mengandung kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi. Berikut buktinya:
1. “Balonku ada 5… rupa-rupa warnanya… merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru… meletus balon hijau, dorrrr!!!” Perhatikan warna-warna kelima balon tsb., kenapa tiba2 muncul warna hijau ? Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5!
2. “Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang… kalo berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!” Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) . Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : “mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)… kalo berjalan prok..prok.. prok..” nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.. atau srek.. srek.. srek..” itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!
3. “Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..” Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!
4. “Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X” Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!
5. “Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Surabaya .. bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama” Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta- Bandung dan Jakarta-Surabaya!
6. “Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2.. mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li..” Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit..! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!
7. “Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu..”
Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!
8. “nina bobo oh nina bobo kalau tidak bobo digigit nyamuk”
Anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg “mengancam”
9. “Bintang kecil dilangit yg biru…”
Bintang khan adanya malem, lah kalo malem bukannya langit item?
10. “Ibu kita Kartini…harum namanya.”
Namanya Kartini atau Harum?
11. “Pada hari minggu ku turut ayah ke kota. naik delman istimewa kududuk di muka.”
Nah,gak sopan khan..
12. “Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita…”
kalo mau nanam jagung, ngapain nyangkul dalam-dalam
Rabu, 12 Mei 2010
Kacamata tembus pandang
Hari ini hari kamis, Willy pergi ke toko kacamata dan ia tertarik pada sebuah kacamata yang menurut penjualnya bisa tembus pakaian sampai keliatan dalemnya...
Ketika ia mengenakan kaca mata tersebut, semua orang yang dilihatnya keliatan bugil!.
Willy membuka kacamatanya, orang-orang tersebut kembali berpakaian lengkap.
Dipakainya lagi, semuanya bugil!
"Hebat!" teriak Willy kegirangan lalu membelinya..
Sambil senyum dia memakai kacamata itu hingga sampai ke rumahnya. Dia ingin menunjukkan kacamata itu kepada isterinya, tetapi isterinya tidak ada di ruang tamu. Willy kemudian terus ke kamar tidur dan melalui kacamatanya dia melihat isterinya sedang telanjang bulat bersama tukang kebunnya. Willy lalu membuka kacamatanya, tapi isteri dan tukang kebunnya itu masih telanjang. Dipakainya
kembali kacamata itu.. eh... keduanya masih juga telanjang. Sambil marah-marah Willy berkata, "Sialan!!! Kacamata mahal begini tak sampai sehari sudah rusak !!!"
Ketika ia mengenakan kaca mata tersebut, semua orang yang dilihatnya keliatan bugil!.
Willy membuka kacamatanya, orang-orang tersebut kembali berpakaian lengkap.
Dipakainya lagi, semuanya bugil!
"Hebat!" teriak Willy kegirangan lalu membelinya..
Sambil senyum dia memakai kacamata itu hingga sampai ke rumahnya. Dia ingin menunjukkan kacamata itu kepada isterinya, tetapi isterinya tidak ada di ruang tamu. Willy kemudian terus ke kamar tidur dan melalui kacamatanya dia melihat isterinya sedang telanjang bulat bersama tukang kebunnya. Willy lalu membuka kacamatanya, tapi isteri dan tukang kebunnya itu masih telanjang. Dipakainya
kembali kacamata itu.. eh... keduanya masih juga telanjang. Sambil marah-marah Willy berkata, "Sialan!!! Kacamata mahal begini tak sampai sehari sudah rusak !!!"
Guyonan MR BEAN
Tumor Otak
Dokter: Dengan menyesal harus saya katakan pada Anda bahwa Anda terkena tumor di otak.
Mr. Bean: Horee!! ! (melompat kegirangan)
Dokter: Anda mengerti maksud saya bukan?
Mr. Bean: Tentu saja, apakah Anda kira saya bodoh?
Dokter: Mengapa Anda begitu gembira?
Mr. Bean: Karena itu membuktikan bahwa saya mempunyai otak.
Mr. Bean di sekolah
Guru: Berapakah 5 plus 4?
Mr. Bean: 9
Guru: Berapakah 4 plus 5?
Mr. Bean: He, he, Anda mau menjebak saya, Anda hanya membalik hitungannya, jawabnya 6!
Mr. Bean di apotik
Mr. Bean: Saya ingin membeli vitamin untuk cucu saya.
Karyawan: Vitamin apa, A, B atau C?
Mr. Bean: Apa saja, cucu saya belum bisa membaca!!
Mr. Bean arti di ATM
Mr. Bean sedang di belakang orang yang mengantri di ATM
Orang: Apa yang kamu lihat?
Mr. Bean: Saya tahu nomor PIN Anda, hee, hee...
Orang: OK, berapakah nomor PIN saya?
Mr. Bean: Empat buah asterisk (*). (red. Asterisk = tanda bintang)
Mr. Bean sedang mengobrol dengan teman
Teman: Bagaimana dengan kaset video yang Anda pinjam dari saya kemarin? Bagus?
Mr. Bean: Apanya yang bagus, tadinya saya kira itu sebuah film horor. Ternyata tidak ada gambarnya.
Teman: Apa judul film itu?
Mr. Bean: Head Cleaner.
Ibu Mr. Bean meninggal
Mr. Bean: (menangis) Dokter bilang, ibu saya meninggal.
Teman: Saya ikut berduka cita, sahabatku.
Dua menit kemudian Mr. Bean menangis lagi bahkan lebih keras.
Teman: Ada apa lagi?
Mr. Bean: Kakak saya baru menelepon, ibunya juga meninggal.
Mr. Bean menghadiri rapat
Rekan: Maaf saya terlambat. Saya terjebak di dalam lift selama 4 jam karena listrik padam.
Mr. Bean: Tidak apa, saya juga ... saya terjebak di eskalator selama 3 jam.
Pelajaran Mengeja
Anak Mr. Bean: Pa, bagaimana ejaan kata "successful" ... dengan satu c atau dua c?
Mr. Bean: Beri saja tiga agar yakin.
Mr. Bean ke bioskop
Teman: Mengapa kamu mengajak 18 teman menonton bioskop.
Mr. Bean: Karena di bawah 18 tidak boleh.
Dokter: Dengan menyesal harus saya katakan pada Anda bahwa Anda terkena tumor di otak.
Mr. Bean: Horee!! ! (melompat kegirangan)
Dokter: Anda mengerti maksud saya bukan?
Mr. Bean: Tentu saja, apakah Anda kira saya bodoh?
Dokter: Mengapa Anda begitu gembira?
Mr. Bean: Karena itu membuktikan bahwa saya mempunyai otak.
Mr. Bean di sekolah
Guru: Berapakah 5 plus 4?
Mr. Bean: 9
Guru: Berapakah 4 plus 5?
Mr. Bean: He, he, Anda mau menjebak saya, Anda hanya membalik hitungannya, jawabnya 6!
Mr. Bean di apotik
Mr. Bean: Saya ingin membeli vitamin untuk cucu saya.
Karyawan: Vitamin apa, A, B atau C?
Mr. Bean: Apa saja, cucu saya belum bisa membaca!!
Mr. Bean arti di ATM
Mr. Bean sedang di belakang orang yang mengantri di ATM
Orang: Apa yang kamu lihat?
Mr. Bean: Saya tahu nomor PIN Anda, hee, hee...
Orang: OK, berapakah nomor PIN saya?
Mr. Bean: Empat buah asterisk (*). (red. Asterisk = tanda bintang)
Mr. Bean sedang mengobrol dengan teman
Teman: Bagaimana dengan kaset video yang Anda pinjam dari saya kemarin? Bagus?
Mr. Bean: Apanya yang bagus, tadinya saya kira itu sebuah film horor. Ternyata tidak ada gambarnya.
Teman: Apa judul film itu?
Mr. Bean: Head Cleaner.
Ibu Mr. Bean meninggal
Mr. Bean: (menangis) Dokter bilang, ibu saya meninggal.
Teman: Saya ikut berduka cita, sahabatku.
Dua menit kemudian Mr. Bean menangis lagi bahkan lebih keras.
Teman: Ada apa lagi?
Mr. Bean: Kakak saya baru menelepon, ibunya juga meninggal.
Mr. Bean menghadiri rapat
Rekan: Maaf saya terlambat. Saya terjebak di dalam lift selama 4 jam karena listrik padam.
Mr. Bean: Tidak apa, saya juga ... saya terjebak di eskalator selama 3 jam.
Pelajaran Mengeja
Anak Mr. Bean: Pa, bagaimana ejaan kata "successful" ... dengan satu c atau dua c?
Mr. Bean: Beri saja tiga agar yakin.
Mr. Bean ke bioskop
Teman: Mengapa kamu mengajak 18 teman menonton bioskop.
Mr. Bean: Karena di bawah 18 tidak boleh.
Jumat, 07 Mei 2010
ngintip orang pacaran
ngintip orang pacaran
Ada cerita seorang remaja usil namanya komang, kerjaannya ngerjain orang. suatu hari dia pengin ngerjain orang yang sedang pacaran. dengan berbekal HP kamera terbaru pada malam minggu, dia berangkat ke Suatu taman tempat dimana anak muda sering memadu kasih. dengan harapan dapat ngintip dengan aman dia naik kesuatu pohon.
Taklama beselang datang sepasang kekasih duduk bercengkrama dibawah pohon itu. Komang pun siap dengan HP cameranya. Dengan berdebar Komang mengabadikan adegan layaknya suami istri. Pertunjukan selesai dan si cewek bertanya kepada Pacarnya “Mas kalau aku hamil gimana? si Cowok menjawab aah ngak mungkin lah, kan baru sekali ini saja. Si cewek nyahut, bener mas temen ku bilang biar sekali bisa jadi juga. Dengan kekeh si cowok bilang ngak mungkin. si cewek terus menuntut gimana dong kalau beneran hamil, Si cowok bilan ya sudah KITA SERAHKAN SAJA PADA YANG DIATAS”
Komang yang menguiping pembicaraan mereka dengan sepontan menjawab, saya ngak mau mas saya cuman ngeiliatin SAja………
Ada cerita seorang remaja usil namanya komang, kerjaannya ngerjain orang. suatu hari dia pengin ngerjain orang yang sedang pacaran. dengan berbekal HP kamera terbaru pada malam minggu, dia berangkat ke Suatu taman tempat dimana anak muda sering memadu kasih. dengan harapan dapat ngintip dengan aman dia naik kesuatu pohon.
Taklama beselang datang sepasang kekasih duduk bercengkrama dibawah pohon itu. Komang pun siap dengan HP cameranya. Dengan berdebar Komang mengabadikan adegan layaknya suami istri. Pertunjukan selesai dan si cewek bertanya kepada Pacarnya “Mas kalau aku hamil gimana? si Cowok menjawab aah ngak mungkin lah, kan baru sekali ini saja. Si cewek nyahut, bener mas temen ku bilang biar sekali bisa jadi juga. Dengan kekeh si cowok bilang ngak mungkin. si cewek terus menuntut gimana dong kalau beneran hamil, Si cowok bilan ya sudah KITA SERAHKAN SAJA PADA YANG DIATAS”
Komang yang menguiping pembicaraan mereka dengan sepontan menjawab, saya ngak mau mas saya cuman ngeiliatin SAja………
Langganan:
Postingan (Atom)
About
mari berbagi